Melanjutkan tulisan saya sebelumnya. Saya juga ingin share kebiasaan saya yang menghambat percepatan kesuksesan. Apa itu? Analisis yang panjang dan bertele-tele. Iya, itu anugerah yang saya terima dari Tuhan YME. Setiap masalah yang saya dengar, baca dan alami selalu berhasil dianalisis yang mendalam.
Itu masalah yang sedang kami bongkar. Begini, setiap masalah yang sedang saya pikirkan selalu dihitung pula dampak negatifnya. Alhasil analisis positif yang berupa hikmah, pesan moral, manfaat kemudian berada di titik nol lagi saat dihitung dampak negatifnya. Misal jalan-jalan melihat orang berjualan cashing hp. Pembelinya banyak. Antusiasme pedagang dan pembeli memberi inspirasi, bagaimana kalo kita juga mengambil peluang yang sama ditempat lain. Pada saat yang sama muncul pemikiran bahwa penjual yang banyak tersebut apa memungkinkan kita dapat pasar yang sama. Paling-paling kita rugi. Nah lho.
Itu yang selalu muncul dalam benak jika kita terlama berfikir dan tidak segera bertindak. So, berfikir, bertindak cepat. Evaluasi. Dan lihat hasilnya.
Silakan dimulai dari sekarang. www.kelasnol.com/segoro
Ayoyo. Istilah ini adalah lintasan fikiran liar saja. Jangan ditanya apa artinya. Karena tidak ada artinya. Ini hanyalah monumen. Untuk menandai bahwa sedang ada hasrat yang sangat kuat untuk berubah. Dari kondisi yang stagnan menjadi lebih dinamis. Sebuah keinginan untuk bangun dari kondisi yang menina bobokkan. Bergerak. Berkarya. Berbuat sesuatu
Kamis, 09 Oktober 2014
JANGAN TERLALU LAMA BERFIKIR
iya, ini problem yang dihadapi kebanyakan kita. Saya tidak cerita
orang lain. Saya sendirilah. Alhamdulillah saya dianugerahi banyak bakat
dan kemampuan analisis yang besar. Tapi itulah yang jadi problem saya.
Saya sering terjebak pada banyak kemampuan tapi tidak fokus. Hanya tahu
sedikit dibanyak masalah. Sehingga tidak ada yang 'menghasilkan'. Ini
yang menjadi renungan saya. Ini harus dibongkar.
Memilih satu fokus dari sekian bakat. Iya, itu harus ditentukan. Jangan terlalu lama. Langsung coba dan lihat hasilnya. Terus evaluasi kira-kira menghasilkan tidak. Segera ambil keputusan untuk berubah haluan. Jangan terlalu lama. Jangan pula terlalu gampang berubah.
Memilih satu fokus adalah kunci kesuksesan. Misal kita punya bakat nge-blog. Kuasai teori. Praktik. Perdalam. Terus apa yang bisa diambil manfaatnya. Misal untuk jualana online. Seperti yang saya lakukan saat ini. Coba lihat: www.abeharmoni.com.
Jangan dikira para pebisnis sukses tidak memilih banyak bakat. Apa yang membedakan dengan kita? Mereka fokus pada satu bidang, kuasai, perdalam dan praktekkan sampai sukses. Baru akan ekspansi ke bakat lain saat bisnis utamanya sudah mapan. Establish.
Contoh: Tompi, dia dikenal sebagai penyanyi jazz. Dia juga dokter bedah kecantikan yang kompeten. Tapi dia fokus di praktek dokter sedangkan nyanyinya sebagai hobby untuk menghilangkan kejenuhan. Mungkin musik menghasilkan uang. Tapi itu bukan sandaran hidupnya. Selamat merenung.
Segera mulai dari nol. www.kelasnol.com/segoro
Memilih satu fokus dari sekian bakat. Iya, itu harus ditentukan. Jangan terlalu lama. Langsung coba dan lihat hasilnya. Terus evaluasi kira-kira menghasilkan tidak. Segera ambil keputusan untuk berubah haluan. Jangan terlalu lama. Jangan pula terlalu gampang berubah.
Memilih satu fokus adalah kunci kesuksesan. Misal kita punya bakat nge-blog. Kuasai teori. Praktik. Perdalam. Terus apa yang bisa diambil manfaatnya. Misal untuk jualana online. Seperti yang saya lakukan saat ini. Coba lihat: www.abeharmoni.com.
Jangan dikira para pebisnis sukses tidak memilih banyak bakat. Apa yang membedakan dengan kita? Mereka fokus pada satu bidang, kuasai, perdalam dan praktekkan sampai sukses. Baru akan ekspansi ke bakat lain saat bisnis utamanya sudah mapan. Establish.
Contoh: Tompi, dia dikenal sebagai penyanyi jazz. Dia juga dokter bedah kecantikan yang kompeten. Tapi dia fokus di praktek dokter sedangkan nyanyinya sebagai hobby untuk menghilangkan kejenuhan. Mungkin musik menghasilkan uang. Tapi itu bukan sandaran hidupnya. Selamat merenung.
Segera mulai dari nol. www.kelasnol.com/segoro
Langganan:
Postingan (Atom)